Cara Memperbaiki Error Windows Update 0x800f0983 [Panduan Terbaru 2026]
Sejak akhir 2025 hingga 2026, error “Install error – 0x800f0983” saat menjalankan Windows Update di Windows 11 meningkat drastis, menyebabkan instalasi pembaruan kumulatif gagal. Artikel ini menganalisis secara mendalam penyebab error ini dan memberikan 5 solusi langkah demi langkah yang dapat diikuti bahkan oleh pemula. Jika Anda termasuk pengguna Windows 11 versi 24H2 atau 25H2 yang mengalami masalah ini, panduan ini akan membantu Anda menyelesaikannya.
Apa Itu Error Ini? Gejala yang Muncul
Kode error 0x800f0983 adalah error yang terjadi di pipeline CBS (Component-Based Servicing), yaitu sistem pemrosesan internal Windows Update. Secara teknis dikenal sebagai “PSFX_E_MATCHING_COMPONENT_DIRECTORY_MISSING“, yang berarti direktori komponen yang diperlukan untuk pembaruan Windows hilang atau rusak.
Gejala Spesifik
Ketika error ini terjadi, Anda akan mengalami gejala berikut:
- Di layar pengaturan Windows Update, pembaruan kumulatif (misalnya KB5074109, KB5067036) berhasil diunduh tetapi gagal pada tahap instalasi
- Riwayat pembaruan menampilkan “Install error – 0x800f0983” dengan teks merah
- Error yang sama terjadi berulang kali tidak peduli berapa kali Anda mencoba ulang, menciptakan loop pembaruan
- Setelah me-restart PC, mungkin muncul pesan “Kami tidak dapat mengkonfigurasi pembaruan Windows. Membatalkan perubahan”
Versi yang Terpengaruh
Error ini telah dilaporkan secara luas di lingkungan berikut:
- Windows 11 Versi 25H2 (paling banyak dilaporkan)
- Windows 11 Versi 24H2
- Windows Server 2019 / 2022
- Beberapa versi Windows 10
Kejadian berskala besar dikonfirmasi pada pembaruan keamanan Januari 2026 (KB5074109), menghasilkan banjir pertanyaan di forum teknis seperti Microsoft Q&A, Eleven Forum, dan Sysnative Forums. Microsoft telah mengakui masalah ini dan secara bertahap meluncurkan perbaikan.
Penyebab Error Ini
Penyebab 1: Kerusakan Windows Component Store (WinSxS)
Penyebab paling umum dari error 0x800f0983 adalah kerusakan Windows Component Store (folder WinSxS). Folder WinSxS, yang terletak di C:\Windows\WinSxS, berisi semua file komponen sistem yang diperlukan untuk pembaruan Windows.
Ketika file di folder ini rusak atau hilang sebagian karena alasan apa pun, Windows Update tidak dapat menemukan “matching component directory” yang diperlukan dan melaporkannya sebagai error PSFX_E_MATCHING_COMPONENT_DIRECTORY_MISSING.
Penyebab kerusakan termasuk penerapan pembaruan sebelumnya yang tidak lengkap, shutdown yang tidak terduga, dan error disk.
Penyebab 2: Cache Windows Update yang Rusak
Windows Update menyimpan file pembaruan yang diunduh sebagai cache di folder C:\Windows\SoftwareDistribution. Jika cache ini rusak atau berisi file unduhan yang tidak lengkap, proses instalasi tidak dapat dijalankan dengan benar.
Khususnya, ketika Anda mencoba memperbarui lagi sementara cache dari pembaruan yang sebelumnya gagal masih ada, sistem menggunakan kembali file yang rusak, menyebabkan error yang sama terjadi berulang kali.
Penyebab 3: Gangguan dari Software Keamanan Pihak Ketiga
Beberapa antivirus dan software keamanan pihak ketiga dapat memblokir proses Windows Update atau secara keliru mengkarantina file yang diperlukan untuk pembaruan. Khususnya, fitur perlindungan real-time dan firewall dapat mengganggu komunikasi dengan server Windows Update atau penulisan ulang file sistem, memicu error 0x800f0983.
Penyebab 4: Layanan Windows Update yang Terhenti
Windows Update memerlukan layanan berikut berjalan:
- Windows Update (wuauserv)
- Background Intelligent Transfer Service (BITS)
- Cryptographic Services (CryptSvc)
Jika layanan-layanan ini terhenti atau tidak dapat dimulai dengan benar karena alasan apa pun, instalasi pembaruan akan gagal.
Penyebab 5: Ruang Disk Tidak Cukup atau Error Disk
Windows Update memerlukan ruang disk kosong yang cukup. Instalasi pembaruan juga dapat gagal jika drive C: kekurangan ruang kosong atau jika ada error fisik seperti bad sector pada disk.
Solusi 1: Perbaikan Sistem Menggunakan Perintah DISM dan SFC (Direkomendasikan)
Ini adalah metode yang paling efektif, dengan banyak pengguna yang berhasil menggunakannya. Metode ini menggunakan alat perbaikan sistem bawaan Windows untuk memperbaiki component store dan file sistem yang rusak.
Langkah 1: Buka Command Prompt sebagai Administrator
- Ketik “cmd” di kotak pencarian taskbar
- Klik kanan pada “Command Prompt” di hasil pencarian
- Pilih “Run as administrator“
- Klik “Ya” ketika dialog User Account Control muncul
Langkah 2: Perbaiki Component Store dengan Perintah DISM
Jalankan perintah berikut secara berurutan. Tunggu setiap perintah selesai sebelum melanjutkan ke berikutnya.
Pertama, periksa kesehatan component store:
DISM /Online /Cleanup-Image /CheckHealth
Selanjutnya, jalankan pemindaian yang lebih detail:
DISM /Online /Cleanup-Image /ScanHealth
Terakhir, jalankan perbaikan jika kerusakan terdeteksi:
DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth
Perintah ini mungkin memerlukan waktu 15 hingga 30 menit untuk selesai. Meskipun progres tampak terhenti, jangan menghentikan proses.
Langkah 3: Perbaiki File Sistem dengan Perintah SFC
Setelah perbaikan DISM selesai, jalankan perintah berikut:
sfc /scannow
Perintah ini memindai file sistem Windows yang dilindungi dan secara otomatis memulihkan file yang rusak dari salinan cache. Memerlukan waktu sekitar 10 hingga 20 menit.
Langkah 4: Jalankan Pembersihan Komponen
Selain itu, jalankan pembersihan komponen lama:
DISM /Online /Cleanup-Image /StartComponentCleanup
Langkah 5: Restart dan Coba Ulang Windows Update
Setelah semua perintah berhasil diselesaikan, restart PC Anda. Setelah restart, navigasi ke Settings → Windows Update dan coba ulang instalasi pembaruan.
Catatan Penting
- Jika perintah RestoreHealth mengembalikan error “source files not found”, mount file ISO Windows 11 dan tentukan sumber perbaikan dengan perintah berikut:
DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth /Source:E:\Sources\install.wim /LimitAccess
(Ganti “E:” dengan huruf drive ISO yang di-mount)
- Pertahankan koneksi internet selama eksekusi semua perintah
Solusi 2: Reset Cache Windows Update
Jika Solusi 1 tidak menyelesaikan masalah, mereset cache Windows Update secara lengkap mungkin dapat memperbaikinya.
Langkah 1: Hentikan Layanan Terkait
Jalankan perintah berikut secara berurutan di Command Prompt administrator:
net stop wuauserv
net stop cryptSvc
net stop bits
net stop msiserver
Langkah 2: Ganti Nama Folder Cache
Selanjutnya, ganti nama folder cache pembaruan (menyimpannya sebagai cadangan):
ren C:\Windows\SoftwareDistribution SoftwareDistribution.old
ren C:\Windows\System32\catroot2 catroot2.old
Langkah 3: Mulai Ulang Layanan
Mulai ulang layanan yang dihentikan:
net start wuauserv
net start cryptSvc
net start bits
net start msiserver
Langkah 4: Restart PC dan Jalankan Windows Update
Setelah me-restart PC, buka Windows Update dari Settings dan periksa serta instal ulang pembaruan.
Metode ini membuat Windows membuat folder cache baru dan mengunduh serta menginstal pembaruan dari keadaan bersih. Setelah pembaruan berhasil, Anda dapat menghapus folder lama (SoftwareDistribution.old dan catroot2.old) dengan aman.
Solusi 3: Instalasi Perbaikan (Lanjutan – Paling Andal)
Jika metode di atas tidak menyelesaikan masalah, lakukan instalasi perbaikan Windows (upgrade di tempat). Metode ini sepenuhnya membangun ulang file sistem Windows sambil mempertahankan file pribadi, pengaturan, dan aplikasi yang terinstal, menjadikannya solusi yang paling andal.
Metode A: Perbaikan melalui Settings (Windows 11 25H2 dan Lebih Baru)
Versi terbaru Windows 11 memungkinkan Anda melakukan instalasi perbaikan dengan mudah dari layar Settings.
- Buka Settings → System → Recovery
- Klik “Reinstall now” di bagian “Fix problems using Windows Update”
- Ikuti petunjuk di layar untuk menyelesaikan perbaikan
- Setelah perbaikan selesai, kembali ke Windows Update dan coba ulang instalasi pembaruan kumulatif
Metode B: Instalasi Perbaikan Menggunakan File ISO
Jika opsi tidak muncul di Settings atau Metode A tidak menyelesaikan masalah, gunakan file ISO.
- Unduh file ISO Windows 11 dari situs web resmi Microsoft
- Klik dua kali file ISO yang diunduh untuk me-mount-nya
- Jalankan setup.exe dari drive yang di-mount
- Pilih “Keep personal files and apps” dan lanjutkan
- Tunggu instalasi selesai (sekitar 30 menit hingga 1 jam)
Catatan Penting
- Selalu cadangkan data penting sebelum melakukan instalasi perbaikan
- Jangan matikan PC selama instalasi
- Untuk laptop, pastikan adaptor AC terhubung
- Versi file ISO harus sesuai dengan versi Windows yang saat ini terinstal
Cara Mencegah Error Ini
Untuk mencegah terulangnya error 0x800f0983, kami merekomendasikan untuk menerapkan langkah-langkah pencegahan berikut secara rutin.
Pemeriksaan Kesehatan Sistem Rutin
Jalankan perintah berikut sekitar sebulan sekali untuk memverifikasi kesehatan sistem Anda:
DISM /Online /Cleanup-Image /ScanHealth
sfc /scannow
Mendeteksi dan memperbaiki masalah sejak dini dapat mencegah masalah besar.
Pertahankan Ruang Kosong di Drive C:
Pastikan setidaknya 20 GB ruang kosong di drive C: agar Windows Update berjalan lancar. Bebaskan ruang secara rutin menggunakan fitur Disk Cleanup atau dengan menghapus aplikasi yang tidak diperlukan.
Verifikasi Layanan Windows Update
Konfirmasi bahwa layanan berikut diatur untuk memulai “Otomatis”:
- Windows Update (wuauserv)
- Background Intelligent Transfer Service (BITS)
- Cryptographic Services
Anda dapat memeriksanya di aplikasi Services (services.msc).
Periksa Pengaturan Software Keamanan
Jika Anda menggunakan software keamanan pihak ketiga, nonaktifkan sementara perlindungan real-time selama eksekusi Windows Update, atau tambahkan proses Windows Update ke daftar pengecualian.
Koneksi Internet Stabil
Pertahankan koneksi internet yang stabil selama Windows Update. Jika Wi-Fi tidak stabil, pertimbangkan untuk beralih ke koneksi LAN kabel. Terputusnya koneksi saat unduhan dapat menyebabkan kerusakan cache.
Ringkasan
Error Windows Update 0x800f0983 adalah error yang terutama disebabkan oleh kerusakan Windows Component Store (WinSxS), dan pada 2026, banyak pengguna Windows 11 versi 25H2 dan 24H2 mengalaminya.
Kami merekomendasikan untuk mencoba solusi dalam urutan prioritas berikut:
- Perbaikan sistem menggunakan perintah DISM dan SFC (tingkat keberhasilan tinggi, tanpa kehilangan data)
- Reset cache Windows Update (efektif saat kerusakan cache menjadi penyebab)
- Instalasi perbaikan (paling andal tetapi memakan waktu)
Microsoft juga secara bertahap mendistribusikan perbaikan untuk 0x800f0983, jadi memeriksa Windows Update terbaru juga penting.
Jika masalah tetap ada, pertimbangkan langkah-langkah berikut:
- Posting pertanyaan di forum dukungan resmi Microsoft (Microsoft Q&A)
- Laporkan masalah melalui Windows Feedback Hub
- Hubungi Microsoft Support secara langsung
Semoga artikel ini membantu Anda menyelesaikan error Windows Update 0x800f0983.
Referensi
- Microsoft Q&A: Windows 11 update 25H2 install error 0x800f0983
- Microsoft Q&A: how to fix window 11 25h2 error code 0x800f0983
- Eleven Forum: 0x800f0983
- Sysnative Forums: Error 0x800f0983 with latest cumulative update
- Neowin: Microsoft makes Windows Update less irritating and fixes error 0x800f0983
- Windows Forum: Windows 11 Update Fixes 0x800f0983
- TechPress: 5 Ways To Fix Windows Update Error 0x800f0983
- AllThings.how: Fix Windows 11 update error 0x800f0983

コメント