Cara Menghindari Error Permission Denied (publickey) SSH Key (Windows)
Gambaran Umum Error
Error “Permission denied (publickey)” adalah pesan kesalahan yang biasanya muncul saat Anda mencoba mengakses server menggunakan SSH (Secure Shell) tetapi tidak memiliki izin yang tepat untuk menggunakan kunci SSH Anda. Pada sistem operasi Windows, masalah ini sering disebabkan oleh pengaturan izin yang terlalu terbuka pada file kunci SSH Anda atau salah konfigurasi di dalam file tersebut.
Penyebab Umum
Ada beberapa penyebab umum yang dapat mengakibatkan munculnya error ini:
- Izin File Kunci SSH: Izin file yang terlalu terbuka pada kunci SSH Anda dapat menyebabkan masalah ini.
- Format File Kunci: Kunci SSH tidak dalam format yang benar atau rusak.
- Konfigurasi SSH: Pengaturan di file konfigurasi SSH mungkin tidak tepat.
- Masalah dengan Pengguna Sistem: Pengguna yang mencoba mengakses server tidak memiliki izin yang sesuai.
Metode Solusi
Dalam artikel ini, kita akan membahas beberapa metode untuk mengatasi masalah “Permission denied (publickey)”.
Metode 1: Mengubah Izin File Kunci SSH
Salah satu solusi yang paling umum untuk mengatasi error ini adalah dengan memperbaiki izin file kunci SSH Anda. Berikut adalah langkah-langkahnya:
- Temukan file kunci SSH Anda, misalnya
first1.pem. - Klik kanan pada file tersebut dan pilih Properties.
- Buka tab Security dan klik pada Advanced.
- Dalam pengaturan lanjutan, pilih Disable Inheritance.
- Pilih Convert inherited permissions into explicit permissions on this object.
- Hapus semua izin yang ada (termasuk Administrator, User, dan User Groups).
- Klik tombol Add.
- Pilih Select a principal, kemudian pilih Advanced dan klik Find Now.
- Temukan objek pengguna Anda dan klik OK.
- Centang opsi Full Control dan tekan OK.
Dengan langkah-langkah ini, Anda telah mengatur izin file kunci SSH sehingga hanya dapat diakses oleh Anda.
Metode 2: Memastikan Izin Kunci SSH Tidak Terlalu Terbuka
Jika izin file kunci SSH Anda terlalu terbuka, Anda tidak akan dapat menggunakannya. Untuk memeriksa dan memperbaiki izin:
- Pastikan file kunci SSH Anda hanya dapat diakses oleh pengguna yang berwenang.
- Anda dapat menggunakan perintah
icaclsuntuk memeriksa izin:
bash
icacls first1.pem
- Jika perlu, ubah izin dengan:
bash
icacls first1.pem /inheritance:r
- Setelah itu, pastikan Anda hanya memberikan akses kepada pengguna Anda.
Metode 3: Memeriksa Konfigurasi SSH
Terkadang masalah juga bisa disebabkan oleh konfigurasi SSH yang salah. Untuk memeriksa konfigurasi:
- Buka file konfigurasi SSH, biasanya terletak di
~/.ssh/config. - Pastikan format dan penulisan konfigurasi sudah benar. Contoh konfigurasi yang benar:
Host myserver
HostName example.com
User myusername
IdentityFile ~/.ssh/first1.pem
- Simpan file dan coba lagi untuk melakukan koneksi.
Tips Pencegahan
Untuk mencegah munculnya error “Permission denied (publickey)” di masa mendatang, pertimbangkan tips berikut:
- Selalu pastikan izin file kunci SSH sudah diatur dengan benar.
- Gunakan kunci SSH yang berbeda untuk setiap server untuk meningkatkan keamanan.
- Simpan kunci SSH Anda di lokasi yang aman dan tidak mudah diakses oleh orang lain.
- Periksa konfigurasi SSH secara berkala untuk memastikan tidak ada kesalahan.
Ringkasan
Error “Permission denied (publickey)” saat menggunakan SSH di Windows dapat dihindari dengan mengatur izin file kunci SSH Anda dengan benar, memastikan file tersebut tidak terlalu terbuka, dan memeriksa konfigurasi SSH. Dengan mengikuti langkah-langkah yang telah dijelaskan, Anda seharusnya dapat mengatasi masalah ini dengan mudah dan kembali mengakses server Anda tanpa hambatan.
Dengan memahami penyebab dan solusi dari error ini, Anda akan lebih siap menghadapi masalah serupa di masa depan. Jika Anda masih mengalami kesulitan, pastikan untuk memeriksa sumber daya tambahan atau forum komunitas untuk mendapatkan bantuan lebih lanjut.

コメント